Harmoni

Rembulan yang bersinar manis…
Seolah meminta para bintang untuk menemaninya bersinar dalam kabut…

Rembulan dan bintang-bintang yang bersinar manis…
Seolah menjadi sebuah petunjuk untukku…
Untuk melantunkan untaian nada dengan pianoku…

terpejam sudah mataku…
membiarkan jemariku bergerak lembut
menekan tuts piano dengan seluruh perasaanku…
mengalirkan isi hatiku dengan untaian nada tersebut…

nada demi nada telah aku lantunkan
nada demi nada telah aku mainkan berulang-ulang tanpa henti
sadar bahwa ada suatu nada yang telah hilang…

nada yang hilang…
harmoni sebuah musik yang hilang…
semuanya hilang dalam sekejap…

kucoba satu per satu nada yang tepat…
telah kupertanyakan pula nada yang hilang tersebut
tetap tak ditemukan..

hingga akhirnya..
kau datang dengan nada yang hilang itu..
membawa kembali harmoni untukku

kumainkan kembali untaian nada tersebut
mengalirkan perasaanku dengan jemariku yang bergerak lincah diatas tuts piano…

sebuah untaian nada demi nada
yang tercipta dari sinar rembulan dan bintang yang menerangi selimutkabut…
yang hanya aku ciptakan untukmu..
yang terkasih..
yang tersayang…

created by: Audy Pricillia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s